Jelsi Natosa, Petani Milenial Nganjuk
Jelsinatosa adalah sosok petani milenial yang viral dan inspiratif dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai "Bu Tani" muda yang berani memilih jalur pertanian di tengah minimnya minat anak muda terhadap profesi ini.
Perjalanan dan Motivasi
Jelsinatosa, yang lulusan SMK jurusan Multimedia, memiliki cita-cita kuat untuk menjadi petani sejak kecil. Berbeda dengan teman sebayanya yang memilih karier di perkotaan, Jelsi (panggilan akrabnya) justru mengejar impiannya untuk bertani di desanya, Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso, Nganjuk.
Merantau untuk Modal: Untuk mewujudkan impiannya, Jelsi sempat merantau ke Surabaya selama lima tahun. Ia bekerja di bioskop sebagai petugas tiket dan juga di toko perlengkapan outdoor. Tujuan utama dari masa merantaunya adalah menabung untuk membeli sawah sendiri.
Pulang dan Bertani: Pada tahun 2023, dengan tabungan yang cukup, Jelsi pulang ke Nganjuk dan membeli lahan seluas 1.000 meter persegi. Ia kemudian fokus menjadi petani bawang merah.
Fokus pada Bawang Merah dan Strategi Bisnis
Jelsi memilih komoditas bawang merah karena memiliki perputaran panen yang relatif cepat, yaitu sekitar dua bulan sekali. Ini membantu mempercepat perputaran modal dan hasil.
Tantangan: Perjalanan Jelsi tidak selalu mulus. Ia pernah mengalami kegagalan panen akibat serangan hama, cuaca, dan anjloknya harga bawang merah.
Memanfaatkan Teknologi: Jelsi memutar otak dan memanfaatkan latar belakangnya. Ia kini menjual hasil panen dan produk bawangnya secara daring melalui TikTok Live. Strategi ini terbukti sukses, dengan omzet harian yang bisa mencapai puluhan juta rupiah saat sedang ramai.
Keberhasilan Jelsinatosa menjadi bukti bahwa profesi petani bisa menjanjikan jika dijalani dengan kerja keras, kecerdasan, dan memanfaatkan teknologi. Ia terus belajar dari petani senior dan penyuluh pertanian, serta mengajak anak muda untuk tidak malu menjadi petani.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar