masukkan script iklan disini
Berdegupan di kedalaman rimba
Kusebut ia palung, tak tersentuh
Cukuplah sudah terbaca olehku
Dan ya, konsekuensi memainkan garis takdir-Nya
Rupa rasa haruslah diterima dengan semestinya
Maka, kini saatnya engkau memanennya tuan
Segala-segala dalam semesta raya
Terpetiklah dengan sendirinya
Terberi manis peroleh manis
Terberi pahit menuai pahit
Kemudian bahakku membahana ha..ha..ha..
Ups..lupa usia lupa masa kian menua
Cukup, saatnya bungkam mulutku
Sebelum palu penghakiman
Memukul-mukul segala pongahku.
Sumber; fb Wanita Hujan Kediri, 1 Desember 2025
Editor: Suroso
Editor: Suroso


Tidak ada komentar:
Posting Komentar